Tudang sipulung
Di Provinsi Sulawesi Selatan terdapat satu suku yang sering mewarnai khazanah kehidupan sosial budaya masyarakat, yakni Bugis-Makassar. Masyarakat Bugis-Makassar memandang persoalan kehidupan dengan nilai-nilai lokalitas yang diajarkan oleh nenek moyang mereka melalui kitab Sureg Galigo ( La Galigo ) dan tulisan Lontara’. Kitab kuno La Galigo atau Lontara ’ merupakan sumber pengetahuan bagi masyarakat Bugis-Makassar. Di dalamnya termuat persoalan dan cara pandang kehidupan. Kitab ini juga menjadi dasar berpikir dan bertindak bagi masyarakat Bugis-Makassar menjalani kehidupan sehari-hari. Secara teoritik, La Galigo memuat ajaran bersikap, bertindak, dan memahami kehidupan. Selanjutnya, sikap beradab ini menjadi pegangan hidup bagi masyarakat Bugis-Makassar. Jika diamalkan dengan sifat ( sipa ’) sipakatau ( saling menghargai ), sipakalebbi ( saling menghormati ), dan sipakainge ( saling mengingatkan ). Ketiga sipa’ ini menjadi falsafah berpikir, bertindak, dan memaha...